Showing posts with label Agama. Show all posts
Showing posts with label Agama. Show all posts

Benarkah umat Islam harus membenci anjing? Nampaknya ada yang salah dengan memusuhi binatang ini, air liur anjing memang najis namun bukan berarti umat muslim harus memusuhi binatang ini, seperti ini loh hadist dan ayat mengenai binatang anjing.

“Ada pula hadits sahih yang meminta umat Islam mencuci bejana yang dijilat anjing sampai tujuh kali. Ludah anjing berarti najis. Berdasarkan fakta itu dapatlah disimpulkan bahwa kebencian sebagian umat Islam itu pada anjing memang bukanlah pada tempatnya,” ungkap Prof Salman Harun.

Menurut pengajar di Fakultas Tarbiyah (pendidikan) UIN ini, dalam al-Qur’an terkenal sekali kisah Ashhab al-Kahf, para pemuda yang melarikan diri ke dalam gua untuk menyelamatkan agama tauhid yang mereka peluk. Mereka lalu ditidurkan oleh Allah selama lebih 300 tahun. Dan mereka ditunggui dengan setia di mulut gua oleh anjing mereka.

Baca Selengkapnya


Miris, akibat bentrokan yang terjadi antara anggota kepolisian dengan suporter Persija atau The Jak Mania, berakibat fatal terutama pada nasib para Brigadir ini.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Awi Setiyono, Sabtu (26/06/2016) menyebutkan total terdapat enam anggota yang terkena amukan The Jak Mania, dua diantaranya adalah Brigadir Hanafi dan Brigadir Hanawiyah.

Brigadir Hanawiyah masih belum sadarkan diri akibat luka di bagian dagu sampai retak, pelipis kiri dan kanan retak, di mata ada bekas pukulan benda keras, dan luka terbuka di kepala diperkirakan gegar otak. Selain Brigadir Hanawiyah terdapat pula Brigadir Hanafi yang kondisinya tersiram air keras. Dan empat lainnya sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit.

Kita doakan saja semoga kedua Brigadir tersebut cepat sembuh. Amin

Sumber : Rimanews.com


Salah satu pengguna media sosial Facebook dengan nma Eko Sulistyono menceritakan pengalamannya saat dirinya menaiki angkot, Dan dia mengungkapkan bahwa baru kali ini melihat sosok sopir angkot yang sangat baik hati mau menurunkan dan menaikan seorang penumpang nenek - nenek dengan penuh hati - hati.

"Sopir Angkot itu turun dan membimbing ibu tua untuk ketika mau turun dari angkotnya kemudian pak sopir pun membantu menyeberangkan sang nenek dengan pelan - pelan karena nenek terlihat sudah berjalan begitu tertatih - tatih," Tulis Eko

Eko sendiri mengungkapkan, Awalnya dirinya mengira bahwa Nenek tersebut adalah nenek dari Sang Sopir Angkut namun ternyata nenek tersebut adalah penumpang sama seperti yang lainnya." Sopir pun mengaku sedih ketika melihat seorang nenek yang sudah tua pergi - pergi sendirian tanpa di temani anaknya.

"Kalau seandainya itu ibu saya Pak, Nggak bakalan saya biarkan pergi sendirian, nanti kalau tiba - tiba sakit, jatuh atau terjadi hal - hal yang tidak dinginkan gimana coba ? Saya suka sedih ketika melihat hal seperti ini yang dimana ibu - ibu tua selalu pergi sendirian tanpa di dampingi oleh anaknya, padahal ketika muda dulu dia sering pergi kemana - mana dan selalu membawa anaknya. Dijaga anaknya dengan penuh perhatian, takut jika sampai ada apa - apa sama anaknya, dan ketika jatuh di urusin bahkan siang malam semua waktunya untuk sang anak .... ya nggak Pak ?" Tulis Eko yang menirukan kata - kata sopir angkot.

"Iya Pak... Terkadang orang tidak menghargai orang tuanya. Kalau sedang senang lupa, tapi kalau sedang sedih pasti nyari ibunya. Padahal pak saya ini nggak punya ibu, ibu saya meninggal ketika saya masih kecil dan saya kemudian diasuh orang lain, Mungkin barang kali kalau saya punya ibu saya tidak akan menjadi sopir angkot pak karena pasti ada sosok seorang ibu yang selalu mendoakan untuk menjadi anak yang sukses, Orang lain didoakan oleh ibunya, tapi terkadang orang tersebut tidak sadar apa yang sudah di dapatkan itu adalah hasil jerih payah ibunya yang selalu mendoakannya... Ya Nggak Pak ?," Tulis Eko

Menurut Eko Sulistyono Sopir Angkot berhati mulia yang memiliki cerita cukup mengharukan ini masih berusia 25 tahunan. Semenjak cerita ini di posting di media sosial facebook pada 16 Juni 2015, tulisan eko ini sudah dibagikan lebih dari 1.000 kali dan juga sudah mendapatkan banyak like dari para onliner.

Bagaimana sobat mengenai kisah ini, semoga dengan kisah ini kita selalu ingat betapa besar pengorbanan orang tua kita di masa kita kecil dan semoga kita akan selalu bisa membalas budi dan berbuat sebaik mungkin kepada orang tua kita. Amin


Sumber


Meskipun sudah berbeda Zaman namun kecintaan umat muslim kepada Nabi Muhammad tak akan pernah pudar, walaupun tidak pernah melihat sosok asli Nabi Muhammad namun kita sebagai umat muslim masih dapat melihat peninggalannya seperti jubah dan helaian janggut Nabi Muhammad yang diabadikan di Masjid Hirka-i Serif di Distrik Atikali, Istanbul, Turki.

"Di bawah kotak ini ada sebuah alat dari Jerman yang mengatur suhu dan kelembaban kotak kaca agar tetap stabil untuk menjaga jubah tidak rusak. Jubah ini berbahan katun sehingga mudah rusak," kata seorang pengelola museum.

Kini Masjid ini tak pernah sepi, karena kecintaan muslim Dunia terhadap Rasulullah tidak pernah pudar, penasaran? Simak Videonya

 Sumber Video